Pada hari Jum’at, 15 Mei 2026 PBESI melalui laman Instagram resmi mengumumkan roster Timnas HOK Indonesia untuk Asian Games 2026. Pengumuman ini mengejutkan banyak fans, terutama dari komunitas yang mempertanyakan ketidakhadiran sebagian pemain.
Proses Seleksi Pemain

Melihat keluh kesah komunitas, Glen Richard Pangalila yang akrab dikenal sebagai Om Kurus menjawab keluh kesah komunitas melalui kanal podcast Momochan bersama Leehan.
Om Kurus sebagai Head Coach menekankan bahwa pemain terpilih berdasarkan hasil seleksi nasional, bukan pilihan subjektif pribadi.
Kriteria pemanggilan pemain didasarkan prestasi dalam 1 tahun terakhir (IKL,KIC,EWC, dll) dan pertimbangan dari 4 orang coaching staff (Om Kurus, Leehan, Aldi, dan Sujah).
“Itu dari seleknas kita pakai penilaian. Penilaiannya itu kebetulan pakai coaching staff. Di situ ada aku, ada Leehan juga, ada Aldi dan ada Susu Gajah.”
“Ada 20 player yang dipanggil Seleknas. 20-nya dari mana? 20-nya itu dari prestasi 1 tahun terakhir dan ada beberapa yang dari pertimbangan empat orang ini.”
Om Kurus juga menegaskan bahwa dia punya cara tersendiri untuk menyaring kembali pemain. Ia menggunakan sistem acak tim untuk menghindari ketidakadilan.
“Satu hari itu kita bikin ada pertandingannya. Jadi 20 nama ini kita bagi empat tim tapi tuh diacak terus. Jadi tim playernya tuh diacak…. Misalnya Zaan nih tadinya di tim A, next-nya bisa di tim C. Tadinya misalnya dia satu tim sama Wiraw. Next-nya bisa jadi Zaan setimnya sama Sasaki gitu. Itu kita random supaya dia tidak (kesusahan) karena kan kalau misalnya yang Kagendra, yang BTR, itu enggak fair menurutku. Karena kan dia sudah punya kedekatan, chemist segala macam. Jadi yang lainnya terasa mendem kalau kayak gitu. Tapi kalau diacak, dijadiin satu.”
Untuk penilaian performa pemain, coaching staff memiliki penilaian sendiri. Para player dinilai dengan mikro, makro, attitude, komunikasi, dan leadership.
“Jadi yang kita nilai itu banyak. Satu harian itu ada skill nih, mikro, ada makro, ada attitude, terus ada macam-macam tuh ada komunikasi. Oh, gitu. Ada leadership juga.” Ucap Om Kurus dengan santai.
Pemain-Pemain Yang Terpilih untuk Asian Games

Berdasarkan hasil seleksi dan performa para pemain selama seleknas, PBESI mengumumkan dengan bangga daftar pemain Indonesia yang akan bermain di Asian Games.
- Iqbal Khan (Bal), Clash Laner yang menjuarai IKL Springs 2026 bersama Bigetron Esport. Ia sempat bermain melawan Royal Never Give Up di HOK Challenger Cup 2026 di Beijing.
- Drensen (Azelf), Jungler potensial dari OG Esport. Ia mendapatkan skor sempurna selama seleknas berlangsung.
- Agung Budi Prasetyo (Enyx), Farm Laner yang sekarang berada di Vesakha. Ia merupakan peraih MVP terbanyak selama regular season IKL Springs 2026 dibawah DMT CC.
- Neville Garrick (Nev), Jungler utama dari Vesakha. Pemain komunitas yang menjuarai Open Series dan berhasil meraih posisi Top 3 di IKL Fall 2025.
- Emanuel Hendo Paska (Senko), Mid Laner utama Kagendra Esport yang menjadi Champion IKL Springs 2025 sekaligus FMVP Player.
- Muh. Naufal Aushaf M (SRD), Roamer dari RRQ yang sebelumnya bermain di wilayah Junge. Ia meraih skor sempurna selama seleknas seperti Azelf.
Selain para pemain yang lolos seleksi, PBESI juga mengumumkan Coaching Staff utama untuk Asian Games.
- Glen Richard Pangalila (Om Kurus), dipilih sebagai Head Coach Timnas Indonesia. Di OG Esport, ia membawa tim barunya ke Top 3 IKL. Ia juga sempat membawa Bigetron menjadi Champion di IKL Fall 2025 yang lalu.
- M. Ilham Bahrul Hadi (Susu Gajah), bertugas sebagai Asisten Coach Timnas Indonesia. Ia memiliki pengalaman sebagai Analyst di Carstenz Esport, dan sebelumnya menjadi Head Coach Dominator Esport di tahun 2024 lalu.
Dengan Roster yang solid, Indonesia diharapkan mampu meraih gelar juara dalam pagelaran Asian Games 2026 yang akan diadakan di Malaysia dan Jepang.





