Muhammad Satrya Sanubari yang akrab disapa sebagai ONIC Butsss merupakan seorang Ex-Pro Player yang sempat bermain untuk ONIC Esports.
Karirnya dimulai ketika ia bermain untuk tim EVOS Legends di MPL ID Season 5, sebelum akhirnya ia pindah ke ONIC Esports di MPL ID Season 8. Selama berada di ONIC, Butsss berperan sebagai kapten utama tim dan memberikan performa yang luar biasa bagi timnya.
Bersama ONIC, ia memecahkan rekor dengan meraih 4 gelar juara MPL berturut-turut dari Season 10 sampai dengan Season 13. Ia juga membawa Onic meraih posisi Runner Up di M5 World Championship.
Buts masih membersamai ONIC sampai MPL ID Season 14, sebelum akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke Honor of Kings (HOK).
Keputusan mengejutkan ini tentunya membuat banyak orang tidak percaya, untuk apa sang player legenda yang sering juara malah berpindah ke game yang merupakan pesaing dari game yang membesarkannya?
Kena Mental dan Stuck Menjadi Awal

Melalui kanal Youtube Dunia Games, Butsss membeberkan alasan sebenarnya perpindahannya ke HOK. Dia menjelaskan bahwa ia sempat kena mental setelah kalah di Grand Final M5.
“Kan gua tuh jujur semenjak yang kalah M5 tuh gua lumayan kena mental. Jujur. Nah, terus pas season selanjutnya tuh kan gua main jelek tuh. Gua sampai ngobrol berdua sama Coach Yeb.”
Butsss sadar bahwa posisinya di Onic sudah tidak sekuat dulu. Namun, Buts menjelaskan kalau Onic punya prinsip mengenai pergantian player.
“Dari awal tuh di Onic, kalau misalnya lu orang lama terus ada player baru. Ya… usahain jangan cabut dulu sebelum ada pengganti yang benar-benar cocok.”
Dalam obrolan intim dengan Coach Yeb, Buts menyampaikan saran kepada Coach Yeb mengenai posisi dirinya.
“Gua bisa dipaksa 2 atau 3 minggu lagi main buat ngetes gua atau Lutfi gitu. Cuman gua di situ langsung ngomong aja ke Coach.”
“Coach, gua kan udah try hard nih. Tapi kayaknya gua udah mentok. Nah, kayaknya udah mulai dari besok atau minggu ini udah full scrim. Gua udah enggak usah scrim aja, Lutfi aja yang main kayak gitu. Terus kebetulan si Lutfi kan juara (MDL) kan. Gua ngerasa, oh ini… kayaknya si Lutfi nih emang potensinya gede banget di tim.”
Perpindahan Resmi Butsss ke HOK

Kedatangan Butsss di HOK bukan sekedar caranya mencari alternatif lain untuk jiwa kompetitifnya. Namun berkaitan erat dengan masa depan dirinya sendiri.
“Kontrak gua nih di ONIC udah mau habis (as a player). Offernya ONIC enggak bisa ngasih offer yang sama di next kontrak. Soalnya udah ketinggian.”
Performa sang Clash Laner di ONIC sudah menurun, sehingga manajemen tidak bisa memberikan penawaran kontrak yang sama seperti sebelumnya. Namun, Butsss kedatangan penawaran kontrak dari HOK.
Manajemen Onic menyampaikan informasi kepadanya bahwa HOK sedang membutuhkan seorang talent dari ONIC. Butsss pun tertarik sama penawaran tersebut
“Sebelum sampai M5 aja, Gua nih cuman bocil yang main game. Tapi makin kesini setelah M5 itu gua kan banyak tuh banyak overthink, banyak semuanya. Gua harus mikirin juga keluarga gua, masa depan gua dan lain-lain. Nah, pas gua dengar Onic enggak bisa ngasih offer yang sama, terus ada HOK nawarin. Gue ngerasa kaya ‘oh ini mungkin bisa jadi fresh start juga buat gua’ kan. Terus ya gua butuh dana juga kan. Oh ya udah itu intinya.”
Menanggapi hal ini, Butsss mengaku kalau dirinya tidak munafik. Karena ia tidak perlu memikirkan masalah finansialnya untuk sekarang. Pilihannya pun realistis, untuk menjamin masa depannya.





