Home / Valorant / Nasib Timnas VALORANT Indonesia, Gagal Lolos ENC!

Nasib Timnas VALORANT Indonesia, Gagal Lolos ENC!

Timnas Valorant Indonesia

ENC 2026 memberikan 16 undangan langsung melalui sistem ENC Rankings yang menggabungkan poin pemain berdasarkan partisipasi mereka di VCT. Selain 16 tim tersebut, 14 tempat lainnya diperebutkan lewat kualifikasi regional.

Indonesia bukan bagian dari 16 negara yang diundang secara langsung, sehingga Tim Garuda harus berjuang melalui babak kualifikasi regional SEA & Oceania yang berlangsung pada tanggal 27–28 Juni 2026.

Total delapan negara yang memperebutkan dua slot menuju main event, terdiri dari Indonesia, Vietnam, Australia, New Zealand, Kamboja, Brunei Darussalam, Myanmar, dan Guam. Sementara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand sudah mendapatkan undangan langsung.

Jajaran Pemain di Squad Garuda

Timnas Valorant Indonesia

Indonesia memiliki roster yang solid untuk kualifikasi kali ini. Berikut daftar pemain yang memperkuat timnas.

  • Kushy (Bryan Carlos Setiawan) dari RRQ, dengan role Initiator
  • xffero (David Monangin) dari RRQ, dengan role Sentinel
  • NcSlasher (Sheldon Andersen Chandra) dari BOOM Esports, dengan role Controller [IGL]
  • deLb (Delbert Tanoto) yang bermain di VCT China (Trace Esports), dengan role Controller
  • splash (Moses Christophe Jonathan) dari TYLOO/VCT China circuit, dengan role Duelist

Baskoro “roseaufy” Putra hadir sebagai Head Coach yang aktif sebagai staf kepelatihan BOOM Esports di VCL SEA. Di sisi lain, terdapat seorang nama besar yang absen, yakni Jason “f0rsakeN” Susanto yang tidak hadir.

Gugurnya Timnas Valorant Indonesia

Timnas Valorant Indonesia

Perjalanan Timnas Valorant Indonesia di kualifikasi ENC 2026 dimulai dengan baik melalui kemenangan telak 13 – 3 melawan Brunei Darussalam di Split hanya dalam waktu 27 menit.

Namun kesuksesan ini tak bertahan lama ketika Indonesia kalah tipis 12 – 14 dari Selandia Baru di peta yang sama setelah pertarungan sengit hampir 50 menit. Sebuah kekalahan yang langsung menempatkan mereka di braket bawah.

Indonesia pulih dengan kemenangan telak 13 – 3 melawan Kamboja di Haven, yang menunjukkan reaksi cepat terhadap kekecewaan yang dialami sebelumnya.

Namun, impian untuk melaju ke Main Event harus pupus setelah Australia mengalahkan Indonesia melalui hasil 13 – 8 di Lower Round 3, meninggalkan Indonesia di posisi ke-4 dari 8 tim. Indonesia pun gagal mengamankan dua slot kualifikasi yang akhirnya jatuh ke tangan Selandia Baru dan Vietnam.

Akhir yang mengecewakan dari perjalanan kualifikasi yang menjanjikan.Perjalanan Indonesia di kualifikasi ENC 2026 menunjukkan dominasi yang kuat terhadap Brunei dan Kamboja berkat duo xffero-Kushy.

Namun, harus menghadapi kekalahan karena ketidakhadiran f0rsakeN, jadwal pemain yang tersebar dari liga berbeda yang membuat kinerja tim terganggu, dan kekalahan mengejutkan dari Australia yang persiapannya lebih matang.

Kekalahan Indonesia bukan sekedar performa yang buruk, tapi juga berbagai macam faktor eksternal yang tidak bisa dikendalikan.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *