Industri game gacha terus berkembang dengan hadirnya judul-judul baru yang menawarkan pengalaman bermain yang segar. Dalam waktu dekat, setidaknya tiga game gacha baru tengah bersiap memasuki pasar global, yakni Silver Palace, Rewinding Cadence, dan Wang Yue.
Ketiganya hadir dengan konsep yang berbeda-beda, mulai dari misteri detektif, RPG open-world dengan mekanisme pembalikan waktu, hingga proyek ambisius yang sempat dirombak total dari awal. Berikut rangkuman informasi terbaru dari masing-masing game.
Silver Palace Resmi Buka Beta Test!

Silver Palace, game gacha bergenre misteri detektif yang dikembangkan oleh Elementa Games, kini membuka rekrutmen untuk beta test bertajuk Dichotomy.
Dalam beta ini, pemain akan menyelami atmosfer penuh teka-teki sembari memecahkan misteri yang menyelimuti dunia dalam game. Tagline resminya membangun nuansa thriller dengan menggambarkan perpaduan antara mimpi buruk yang belum sirna dan cahaya fajar yang perlahan merayap di ambang jendela.
Untuk mendaftar, calon tester dapat mengunjungi situs resmi Silver Palace dan mengisi formulir rekrutmen yang tersedia. Rekrutmen berlangsung hingga 16 Juli 2026 pukul 23.59 (UTC+8). Peserta yang lolos seleksi akan dihubungi melalui email, setelah itu dapat mengecek status kelulusan mereka melalui tombol Check Test Access di situs resmi.
Beta test Dichotomy bersifat small-scale dengan data wipe setelah periode berakhir, tanpa pembelian dalam game (no in-app purchase). Platform yang didukung saat ini hanya PC Windows. Bagi yang sebelumnya sudah mendaftar melalui beta test Monotype, akses dapat langsung dicek melalui tombol yang sama.
Rewinding Cadence — RPG Open World dengan Mekanisme Putar Balik Waktu

Rewinding Cadence adalah game action RPG open-world yang sedang dalam pengembangan oleh Saroasis Studios.
Game ini mengusung premis yang unik, dimana pemain memulai petualangan di ujung dunia yang hampir musnah, lalu mendapatkan kemampuan untuk memutar balik waktu melalui sebuah roh misterius bernama Chu. Dengan kemampuan tersebut, pemain diberi waktu 42 hari dalam game untuk mencegah kehancuran dunia.
Dari segi gameplay, Rewinding Cadence menawarkan eksplorasi dunia terbuka yang kaya dengan mekanisme mobilitas seperti gliding, terbang, dan hoverboard. Yang membedakannya dari banyak game gacha lain adalah sistem D20 dice roll yang memengaruhi jalannya cerita.
Sebuah nod ke tradisi tabletop RPG yang jarang ditemukan dalam genre ini. Sayangnya, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal rilis atau periode beta.
WangYue — Proyek Gacha Ambisius yang Dibangun Ulang dari Nol!

WangYue adalah salah satu game gacha yang paling banyak menarik perhatian komunitas, bukan hanya karena kontennya, tetapi karena proses pengembangannya yang cukup dramatis.
Dalam sebuah wawancara terbaru, tim pengembang mengungkapkan bahwa game ini telah dikerjakan selama kurang lebih empat tahun. Sebelumnya, mereka sempat mengadakan Closed Beta pada 2025, namun respons pemain tidak memuaskan.
Alih-alih melanjutkan dengan perbaikan minor, studio memilih langkah yang cukup berani dengan menggandakan jumlah tim pengembang dari 300 orang menjadi 600 orang, lalu membangun game dari awal.
Keputusan ini mencerminkan komitmen tinggi dari pihak developer, sekaligus menunjukkan ekspektasi besar yang mereka pasang untuk versi final WangYue. Detail lebih lanjut mengenai genre, gameplay, dan jadwal rilis masih belum diumumkan secara resmi.
2026 adalah Tahun Game Gacha Open World

Dari ketiga game di atas, Silver Palace adalah yang paling konkret dengan beta test yang sudah bisa diikuti sekarang. Rewinding Cadence menawarkan konsep gameplay yang paling inovatif, sementara WangYue menjadi yang paling dinantikan berkat proses pengembangan ulang skala besar yang menjanjikan kualitas lebih baik.
Ketiga judul ini layak masuk radar bagi para penggemar game gacha yang mencari pengalaman baru di luar judul-judul besar yang sudah ada.



